Rabu, 31 Oktober 2007

'Toer de Cianjur' :D

'Toer de Cianjur'
Odilia Winneke - detikfood


Jakarta - Ayam goreng honje, tumis peda, plus sambal bakal disuguhkan dengan nasi beureum seungit yang pulen mengepul. Teh hangat dan bajigur juga akan menjadi teman menikmati dodongkal dan jagung rebus. Buat yang sudah mendaftar tur Cianjur bersiap-siaplah dengan pengalaman seru. Agar tak tertinggal dan bisa bersiap-siap baca info penting berikut ini!

Hari-hari ini kami sibuk memastikan semua persiapan untuk acara Tur Cianjur. Menu masakan khas Cianjur sudah jauh-jauh hari kami siapkan. Mbak Ika dari pertanian Gasol, Cugenang juga sudah menyiapkan segalanya. Sst...katanya akan dipasang tenda di halaman rumahnya! Wah jadi kayak hajatan aja ya... Kami ingin memberikan yang terbaik untuk pengalaman seru selama di Cianjur. Aneka games dan hadiah-hadiah juga sudah kami persiapan untuk memeriahkan acara.

Tak ketinggalan acara di perkebunan teh PTP VII sudah pula disiapkan. Termasuk acara minum teh dan penganannya. Acara mampir ke toko moci dan tauco juga mendapat dukungan dari pemiliknya. Jadi, proses pembuatan bisa langsung diamati di tempatnya.

Nah, jika Anda sudah tercatat sebagai peserta, bersiap-siaplah untuk hadir pada hari Sabtu, 3 November 2007, pukul 06.00 pagi di kantor Detikcom, Aldevco Building, Jl. Warung Buncit Raya no.75 (depan Pizza Hut), Jakarta Selatan. Sebelum berangkat peserta harus melakukan registrasi dan pukul 06.30 teng bus akan meluncur ke Cianjur. Dimohon dengan sangat peserta untuk datang tepat waktu agar semua acara bisa berjalan lancar.

Agar peserta dapat mengikuti tur dengan baik, beberapa hal berikut perlu Anda perhatikan:
Datang tepat waktu
Gunakan baju casual yang nyaman (T Shirt dan jeans) serta sepatu santai yang rendah dan nyaman.
Bawa topi dan baju ganti.
Bawa perlengkapan pribadi (handuk kecil, obat-obatan, kamera ,dll) seperlunya.
Bawa payung (untuk berjaga-jaga jika hujan turun)


Sebaiknya pilih kostum yang paling nyaman dan oke karena kami akan memilih peserta dengan penampilan paling oke (tentu saja dengan hadiah menarik!). Ssst... kecuali itu tim 'Good Morning' dari Trans TV akan meliput tur ini, siapa tahu Anda kebagian nampang di layar TV!

Di perkebunan PTP VIII Anda juga bisa membeli teh hitam Walini yang harum dengan harga khusus. Bahkan bu Ika dari Gasol juga bakal membelikan diskon untuk pembelian aneka beras organik, bekatul dan tepung beras dengan harga spesial juga. Jadi, sebaiknya bersiap-siaplah dengan uang tunai yang cukup. Agar di Cianjur Anda juga bisa berbelanja aneka oleh-oleh.

Kalau Anda belum terdaftar sebagai peserta, segera saja daftarkan diri Anda, atau hubungi Ticket Box atau telpon di 021-794-1177! Masih ada beberapa tempat tersedia. Sampai jumpa! [dev/Odi]


Selasa, 30 Oktober 2007

Sepotong dari WKT gereja tua




Hari Minggu, 17 Desember 2006
Kita kumpul di Museum Sejarah Jakarta (fatahillah) jam 8 pagi.

Tempat - tempat yang di kunjungi :

: Stasiun Beos- Juanda (noordwijk)
: Gereja Katerdal
: Departemen Keuangan (Gedung Putih)
: Departemen luar Negeri ( Gedung Pancasila)
: Gereja Imanuel
: Monas

^_^

Kamis, 25 Oktober 2007

"Permisi" dulu sebelum jepret!

Pernah denger istilah ketempelan?
***

Kemarin sore adik gw, budi bercerita.
Hari itu dia dan teman2 yg hobi motret pergi hunting ke taman mini. Motret arsitektur katanya (gaya bener dah..)
Beberapa anjungan diambangi. Jeprat kanan, jepret kiri..
Biasanya ditaman mini, kalau ga ada event khusus suasananya sepi... Apalagi weekday.

Hari mulai sore ketika mereka tiba di anjungan kalimantan. Kata budi anjungan ini keren bgt. Arsitekturnya nyeni.. Ukiran kayunya unik2 banget. Sampai mereka tiba di satu bangunan. Salah satu teman cewe adik gw, sebut saja rani masuk kesana, dan budi memoto beberapa meter darinya. Tiba-tiba terdengar suara berat, pelan tapi jelas

"Haaaaaaaa..."

mereka terdiam beberapa detik. Saling meyakinkan telinga masing2.
"bud, elo ya?"
"bukan gw, sumpah bukan gw!"

...Langsung kabur!...

Di mobil rani bilang, badannya berat bgt.. Ga enak katanya..
Lalu ia cerita ke teman2 lain di mobil. Awalnya semua bilang itu cuma perasaan rani aja. Lalu salah satu temen yg bisa "melihat" bilang, begitu keluar dari TMII juga hilang. Tapi ternyata ga juga hilang waktu mobil sudah melaju di luar.
Malah "rasa beratnya" berpindah ke tengah antara rani dan teman di sampingnya. Jadi rani yg di posisi pengemudi berat di sebelah kiri dan yg duduk di sampingnya berat di kanan.
Hal itu bikin semua makin panik. Sampai si teman yg bisa "melihat" ngomong sendiri, kata budi semacam berdialog sama si mahluk penempel. Lalu ia bilang ke budi untuk menghapus semua gambar di anjungan kalimantan.

Dan beberapa saat kemudian hilang rasa beratnya.

Usut punya usut budi dkk emang lupa pake permisi..
Sempet ngeri juga dan pastinya nyesel karena hasil gambarnya banyak yang musti di hapus.

Rabu, 24 Oktober 2007

surat 'lamaran' yang begitu indah

Gw dapet email ini fwd dari temen... isi touchy banget
*
jadi berkaca-kaca*



Kalimat yang mesti di ingat "proses menuju pernikahan
bukanlah sebagai beban tapi sebuah "proses usaha"

Mengapa? Karena Dia Manusia Biasa
by Ugik Madyo

Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu
mengajukan
pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai
suamimu/istrimu?
Jawabannya sangat
beragam. Dari mulai jawaban karena Allah hingga
jawaban duniawi
(cakep atau tajir :D manusiawi lah :P). Tapi ada satu
jawaban yang
sangat berkesan di hati saya.

Hingga detik ini saya masih ingat setiap detail
percakapannya. Jawaban
salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses
menuju
pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2
bulan. Lalu
memutuskan menikah. Persiapan pernikahan hanya
dilakukan dalam waktu
sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak
akan heran. Proses
pernikahan seperti ini sudah lazim.

Dia bukanlah akhwat, sama seperti saya. Satu hal yang
pasti, dia tipe
wanita yang sangat berhati-hati dalam memilih suami.
Trauma dikhianati
lelaki membuat dirinya sulit untuk membuka diri.
Ketika dia
memberitahu akan menikah, saya tidak menanggapi dengan
serius. Mereka
berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga
ucapannya menjadi
kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi.

Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan
tanggal
pernikahannya. Serta memohon saya untuk cuti, agar
bisa menemaninya
selama proses pernikahan. Begitu banyak pertanyaan
dikepala saya.
Asli. Saya pengin tau, kenapa dia begitu mudahnya
menerima lelaki itu.

Ada apakan gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa.
Hingga dia bisa
memutuskan menikah secepat ini. Tapi sayang, saya
sedang sibuk sekali
waktu itu (sok sibuk
sih aslinya). Saya tidak bisa membantunya
mempersiapkan pernikahan.
Beberapa kali dia telfon saya untuk meminta pendapat
tentang beberapa
hal. Beberapa kali saya telfon dia untuk menanyakan
perkembangan
persiapan pernikahannya. That's all. Kita tenggelam
dalam kesibukan
masing-masing.

Saya menggambil cuti sejak H-2 pernikahannya. Selama
cuti itu saya
memutuskan untuk menginap dirumahnya. Jam 11 malam,
H-1 kita baru bisa
ngobrol -hanya-
berdua. Hiruk pikuk persiapan akad nikah besok pagi,
sungguh
membelenggu kita. Padahal rencananya kita ingin
ngobrol tentang banyak
hal. Akhirnya, bisa juga
kita ngobrol berdua. Ada banyak hal yang ingin saya
tanyakan. Dia
juga ingin bercerita banyak pada saya. Beberapa kali
Mamanya mengetok
pintu, meminta kita
tidur.

"Aku gak bisa tidur." Dia memandang saya dengan wajah
memelas. Saya
paham kondisinya saat ini.

"Lampunya dimatiin aja, biar dikira kita dah tidur."

"Iya.. ya." Dia mematikan lampu neon kamar dan
menggantinya dengan
lampu kamar yang temaram. Kita melanjutkan ngobrol
sambil
berbisik-bisik. Suatu hal yang sudah lama sekali tidak
kita lakukan.
Kita berbicara banyak hal, tentang masa lalu dan
impian-impian kita.
Wajah sumringahnya terlihat jelas dalam keremangan
kamar. Memunculkan
aura cinta yang menerangi kamar saat itu. Hingga
akhirnya terlontar
juga sebuah pertanyaan yang selama ini saya pendam.

"Kenapa kamu memilih dia?" Dia tersenyum simpul lalu
bangkit dari
tidurnya sambil meraih HP dibawah bantalku. Berlahan
dia membuka laci
meja riasnya. Dengan bantuan nyala LCD HP dia mengais
lembaran kertas
didalamnya. Perlahan dia menutup laci kembali lalu
menyerahkan
selembar amplop pada saya. Saya menerima HP dari
tangannya. Amplop
putih panjang dengan kop surat perusahaan tempat calon
suaminya
bekerja. Apaan sih. Saya memandangnya tak mengerti.
Eeh, dianya malah
ngikik geli.

"Buka aja." Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas
polos ukuran A4,
saya menebak warnanya pasti putih hehehe. Saya membaca
satu kalimat
diatas dideretan paling atas.

"Busyet dah nih orang." Saya menggeleng-gelengkan
kepala sambil
menahan senyum. Sementara dia Cuma ngikik melihat
ekspresi saya. Saya
memulai membacanya. Dan sampai saat inipun saya masih
hapal dengan
kata-katanya. Begini isi surat itu.

Kepada Yth
Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak
Ibu saya dan
calon kakak buat adik-adik saya
Di tempat

Assalamu'alaikum Wr Wb

Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon
bacalah surat
ini hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau
dibakar, tapi
saya mohon, bacalah dulu sampai selesai.

Saya, yang bernama ...... menginginkan anda ......
untuk menjadi
istri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia
biasa. Saat ini
saya punya pekerjaan.
Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap
punya pekerjaan.
Tapi yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan
untuk mencukupi
kebutuhan istri dan
anak-anakku kelak. Saya memang masih kontrak rumah.
Dan saya tidak
tahu apakah nanti akan ngontrak selamannya. Yang
pasti, saya akan
selalu berusaha agar
istri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak
kehujanan.


Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak
kelemahan dan beberapa
kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi
saya. Untuk
menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan
saya. Saya hanya
manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja. Oleh karena
itu. Saya
menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan
merawat cinta ini,
agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita
nanti dapat
bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu
suratan jodoh saya.
Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi
suami dan ayah
yang baik.


Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak
tahu kenapa saya
memilih anda. Saya sudah sholat istiqaroh
berkali-kali, dan saya
semakin mantap memilih anda. Yang saya tahu, Saya
memilih anda karena
Allah. Dan yang pasti, saya menikah untuk
menyempurnakan agama saya,
juga sunnah Rasulullah. Saya tidak berani menjanjikan
apa-apa, saya
hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari
saat ini.

Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi
jawaban pada saya.
Saya kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan.
Semoga Allah
ridho dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin

Wassalamu'alaikum Wr Wb

Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya
membacanya. Baru
kali ini saya membaca surat 'lamaran' yang begitu
indah. Sederhana,
jujur dan realistis. Tanpa janji-janji gombal dan kata
yang
berbunga-bunga. Surat cinta minimalis, saya
menyebutnya :D. Saya
menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya
dengan senyum
tertahan.

"Kenapa kamu memilih dia."

"Karena dia manusia biasa." Dia menjawab mantap. "Dia
sadar bahwa dia
manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur
hidupnya. Yang aku
tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak
menjanjikan apa-apa.
Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada
kita dikemudian
hari. Entah kenapa, Itu justru memberikan
kenyamanan tersendiri buat aku."

"Maksudnya?"

"Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum
tentu besok masih
ada. Iya kan? Paling gak. Aku tau bahwa dia gak bakal
frustasi kalau
suatu saat nanti kita jadi gembel. Hahaha."

"Ssttt." Saya membekap mulutnya. Kuatir ada yang tau
kalau kita belum
tidur. Terdiam kita memasang telinga. Sunyi. Suara
jengkering
terdengar nyaring diluar tembok. Kita saling
berpandangan lalu
cekikikan sambil menutup mulut masing-masing. "Udah
tidur. Besok kamu
kucel, ntar aku yang dimarahin Mama." Kita kembali
rebahan. Tapi mata ini tidak bisa terpejam. Percakapan
kita tadi
masih terngiang terus ditelinga saya.

"Gik..."

"Tidur. Dah malam." Saya menjawab tanpa menoleh
padanya. Saya ingin
dia tidur, agar dia terlihat cantik besok pagi. Kantuk
saya hilang
sudah, kayaknya gak bakalan tidur semaleman nih.


* * *

Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu.

Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa
ada hal lain
yang mengatur segala kehidupannya. Begitupun dengan
sebuah pernikahan.
Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh ditiupkan dalam
rahim. Tidak
ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama
pernikahannya
kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan
bukanlah sebagai beban
tapi sebuah 'proses usaha'.

Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan
harta, tahta
dan 'nama'. Embel-embel predikat diri yang selama ini
melekat
ditanggalkan. Ketika segala yang 'melekat' pada diri
bukanlah
dijadikan pertimbangan yang utama. Pernikahan hanya
dilandasi karena
Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan
secara total pada
Allah yang membuat skenarionya. Maka semua menjadi
indah.

Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap
umat-NYA.

Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan.

Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan.
Kita hanya bisa
memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan
barokah dalam sebuah
pernikahan.

Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan
kemantapan untuk menikah.

Lalu, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah bilang,
Cinta itu
proses. Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh,
kemudian
merawatnya. Agar cinta itu bisa
bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam
pernikahan yang suci.
Witing tresno jalaran garwo (sigaraning nyowo), kalau
diterjemahkan
secara bebas: "Cinta tumbuh karena suami/istri
(belahan jiwa)."

Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa,
yang berusaha
menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa.



Amin.



Indocomtech - Jakarta!

Start:     Nov 14, '07
End:     Nov 18, '07
Location:     Jakarta Convention Centre
Buat yg mau cari komputer, laptop, memory card, cd.. atau sekedar liat-liat SPG..

Pameran lagiiiiiiii......

@ Hall A, Hall B, Plennary & Cendrawasih Hall

MedanComtech

Start:     Oct 31, '07
End:     Nov 4, '07
Location:     Tiara Convention center Medan

Bandung Comtech

Start:     Nov 14, '07
End:     Nov 18, '07
Location:     BE Mall
IT Education & Expo

YogyaKomtek

Start:     Nov 3, '07
End:     Nov 7, '07
Location:     Jogya Expo Centre
Stasiun Techie' Yogya

SCOMDEX VII - IT expo Surabaya

Start:     Nov 2, '07
End:     Nov 6, '07
Location:     Jatim Expo - Surabaya
Compuvaganza 007
Join Our Biggest IT Comnnunity

Jumat, 19 Oktober 2007

Panen Garam




foto diambil dari dalam mobil berjalan.... jadi gambarnya bergoyang-goyang
somewhere in rembang.

*tidak ada aku-nya* :P

Gunung Puncal




Mudik Day 2, Minggu 14 Oct'07

Saat menuju TKP pertama hari itu (Benteng Portugis di Tayu) kami melewati jalan berkelok kelok yang di kanan dan kirinya tampak hamparan sawah menghijau.
Dari Kejauhan tampak gunung putih mengkilat yang menjulang tinggi. Kata pak supir itu gunung Puncal. Gunung yang jadi bahan keramik. Tapi sekarang sudah dilarang menambang disitu, karena gunungnya sudah mulai habis terkikis.

Foto diambil (lagi-lagi) dari dalam mobil melaju

Benteng Portugis - Tayu




Benteng Portugis (http://id.wikipedia.org/wiki/Benteng_Portugis), adalah sebuah benteng peninggalan sejarah yang terdapat di desa Ujung Watu yang berdekatan dengan desa Banyumanis, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Konon benteng tersebut diperkirakan dibangun Pemerintah Mataram pada tahun 1613-1645 sebagai pusat pertahanan untuk menghalau musuh yang datang dari Laut Jawa.

Saat ini Benteng Portugis merupakan salah satu tempat wisata unggulan di Kabupaten Jepara. Lokasi benteng tersebut juga berdekatan dengan Pulau Mandalika

-------------------------

Perjalanan Pati - Tayu lumayan lama... 1 1/2 jam kurang lebih, sampailah kami di benteng Portugis Tayu.

HTM: Rp 7500/ orang dewasa.

Letak Benteng ini diatas bukit, dengan pemandangan pantai dibawahnya. Biasanya kalau tidak musim lebaran, mobil boleh naik sampai atas. Tapi karena pengunjungnya sedang ramai jadi mobil hanya boleh sampai parkiran bawah. Lalu kita harus berjalan kaki ke atas sekitas 5 menit.
Objek bentengnya sendiri menurut gw pribadi agak mengecewakan. Secara ga ada bentuk benteng atau reruntuhannya seperti banyangan gw. Benar-benar ga ada bangunan asli yang tersisa.
Pugar abis!
Ga tau karena bentengnya sudah runtuh-tuh... jadi ga bisa di rekonstruksi atau memang bangunan baru dibuat supaya ada fungsinya aja. Sayang banget.
Gw dan sepupu-sepupu gw bertanya "mana bentengnya ya?"
Yang ada di atas bukit cuma taman bermain dan satu pendopo kecil yang dikelilingi pagar tinggi. Thats it!

Tapi dari atas kita bisa melihat hamparan laut di bawah yang Subhanallah indahnyo... ranca'bano!
Perjalanan menuju ke pantai agak membutuhkan tenaga. Ada 2 tangga menurun yang bisa dipilih, kanan dan kiri. saran gw pilih yang kiri dulu.
Anak tangganya banyak, lumayan bikin pegel. But once u get there.... kamu akan menemukan gugusan batu yang karena deburan ombak bertahun-tahun mengeras dan membentuk tekstur yang berlapis-lapis dan landai seperti pahatan kayu. Tapi itu asli batu loh!

*
sun block mode: on
sun glasses mode: better be on
payung / topi lebar could be usefull
Panas!!

Dari kejauhan tampak pulau di tengah laut. Pulau Mandalika (http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Mandalika)

Lalu kami berjalan ke arah kanan, disana ada pantai yang lebih landai dan tidak berbatu-batu.
Airnya jernih banget. Tapi pasirnya coklat kaya kopi.
Ketika gw kesana, kedua pantai itu dipisahkan tembok seng (ga banged deh!) Kalau mau ke pantai sebelah harus di cap tangannya (kaya mo masuk dufan aja).

Dipinggir pantai ada warung baso, es campur dan pop ice. Baso dan es campurnya gak oke, kalo pop ice kayanya rasanya dimana-mana sama :P

Untuk naik kembali ke atas dan menuju pintu keluar, gw sarankan gunakan tangga yang tadi ada di kanan.
Be carefull with your steps
Agak terjal.

Kamis, 18 Oktober 2007

Pantai Bandengan - Jepara




Pantai Bandengan juga dikenal dengan sebutan Pantai Tirto Samudro, letaknya 8 km sebelah utara dari alun-alun Jepara, Jawa Tengah.

Cerita yang berkembang di masyarakat, nama Bandengan tidak bisa dipisahkan dengan legenda Pulau Karimun Jawa. Legenda itu bercerita perihal keprihatinan Sunan Muria atas kenakalan putranya, Amir Hasan. Sang sunan memerintahkan putranya untuk tinggal di sebuah pulau yang terlihat "kremun-kremun" (samar-samar) dari puncak gunung Muria dengan maksud agar si anak sanggup menuai ilmu hikmah di pulau itu. Dalam perjalanan menuju pulau yang oleh sunan muria dinamai karimun itu, sampailah sang putra di sebuah pantai yang memiliki rawa-rawa dan di dalamnya terdapat banyak ikan bandeng. Kemudia sang putra menamai pantai itu dengan "Pantai Bandengan".

Di lokasi objek wisata ini tersedia kapal wisata yang siap mengantarkan pengunjung berkeliling di sekitar pantai atau menuju pulau panjang yang terkenal dengan kekayaan flora dan faunanya. Tarifnya Rp 5000 per orang untuk keliling sekitar pantai dan Rp 10.000 per orang untuk sekali perjalanan menuju Pulau Panjang.

Pantai Kartini - Rembang




TAMAN Rekreasi Pantai Kartini (TPRK) sebetulnya sudah dikenal oleh masyarakat Rembang dan sekitarnya sejak zaman penjajahan Belanda. Pada zaman kolonial Belanda, taman itu di samping digunakan sebagai tempat rekreasi juga digunakan untuk mengawasi lalu lintas laut di sekitar perairan Rembang. Di tempat itu terdapat bangunan kuno yang diperkirakan sebagai tempat pertemuan dan pesta orang-orang Belanda.

Menurut informasi dari Dinas Pariwisata Rembang, di atap bangunan ini pernah ditemukan tulisan angka tahun pembuatan gedung tersebut, yakni tahun 1811. Seandainya hal ini benar maka kemungkinan gedung ini dibuat pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal HW Daendels (1808-1811) yang terkenal sebagai pemrakarsa pembangunan jalan Anyer - Panarukan itu. Kabupaten Rembang merupakan salah satu kota yang dilintasi jalan tersebut.

Sejak 1945, gedung ini dimanfaatkan oleh jemaat umat Kristen Protestan untuk beribadah. Namun karena semakin lama jemaatnya berkurang, gedung tersebut selanjutnya difungsikan sebagai taman bacaan dan perpustakaan pemerintah daerah. Pada akhir 2001, atap bangunan tersebut roboh. Yang tersisa hanya tiang penyangga dan temboknya.

Melihat kondisi gedung bersejarah tersebut rusak parah, Pemkab melakukan berbagai upaya agar bangunan tersebut dapat berdiri kembali. Setelah dilakukan renovasi, gedung tersebut oleh Pemkab selanjutnya akan digunakan sebagai gedung pertemuan dan pusat promosi dan pengembangan wisata kota penghasil garam ini.

Jika dilihat perkembangannya, Taman Rekreasi Pantai Kartini ini sudah mengalami beberapa kali renovasi. Yakni, pada 1979 di tempat wisata tersebut dibangun sarana bermain anak-anak. Selanjutnya pada 1992 diadakan penataan lagi dengan menambah fasilitas seperti gardu pandang dan pembangunan talud pantai untuk menarik minat pengunjung atau wisatawan.

Jangkar Raksasa

Salah satu daya tarik yang memikat masyarakat untuk datang ke tempat itu adalah jangkar raksasa yang oleh masyarakat dikenal sebagai jangkar Dampo Awang. Konon ceritanya, pada saat Sam Phoo Khong berlayar di laut Jawa dalam rangka ekspedisi ke Selatan, kapalnya di terjang gelombang besar hingga rusak berat. Rantai jangkar kapal itu terlepas dan terdampar di Rembang, sedangkan layarnya tertiup angin topan yang akhirnya jatuh di pantai Bonang yang sekarang terkenal sebagai batu layar.

Demi mengingat peristiwa itu selanjutnya Kabupaten Rembang mengabadikan jangkar tersebut sebagai simbol semangat bahari. Bahkan, jangkar yang dulunya berada di tengah-tengah Pantai Kartini itu pada 2003 dipindahkan ke tempat yang aman. Jangkar itu sekarang berada di monumen megah yang dilengkapi dengan pelindung kaca dan lampu yang dibangun di atas perairan tepi pantai, tepatnya 20 meter dari garis pantai.

Sekarang, Taman Rekreasi Pantai Kartini bentuknya lebih indah. Pada hari-hari libur banyak sekali pengunjung yang datang ke tempat itu. Tidak hanya warga Rembang, tetapi dari luar daerah seperti Blora, Bojonegoro, Pati, dan Jepara juga ingin melihat keindahan Pantai Kartini Rembang dari dekat. (Moch Achid Nugroho-90n at www.suaramerdeka.com/harian/0408/23/mur04.htm)

Travel Lodge Kemuning Grove




Travel Lodge Kemuning Grove alias Grumbul kemuning terletak di Jl. Tondonegoro no.11 Pati

Letaknya di sebrang hotel Kurnia.
Grumbul sendiri artinya kumpulan tanaman yang rimbun. Kemapa kemuning?
Karena di rumah eyang ada pohon kemuning yang rimbun… yang kalo malam baunya wangiiii banget.

Semua yang ada di penginapan ini eyang yang desain dan sebagian besar buat sendiri.
Coba intip di ruang tunggu dan meja receptionis, kelihatan banget deh kalo hampir semua hand made dan antik.

Papan pengumuman juga eyang yang buat sendiri…hihihi…
Aku jadi ketawa geli lihat botol mizone biru yang digantung di lorong… hiasan yang dibuat eyang di samping windchames.
Tarif menginap disini Rp 30.000/malam
Kamarnya bisa diisi 2 orang. Tapi kalo belum suami istri mau sekamar jangan harap bisa nginep disini ya
Di tiap kamar ada tempat tidur, kamar mandi, dan dua meja dan kursi. Untuk mengusir panas disediakan kipas angin di tiap kamar.

Untuk ukuran penginapan yang semurah ini, Kemuning Grove termasuk nyaman, bersih dan feels like home.

Seperti tulisan eyangku di papan pengumuman:
“Stay the night with us in Kemuning Grove… It’s Neat – Cheap – Quiet – Safe”

Kalo ke Pati, nginep di sini yah
*cucu yang berpromosi*

Rabu, 17 Oktober 2007

Gunung Rowo Indah




Gunung Rowo Indah terletak di desa Situluhur, kecamatan Gembong +/- 16KM dari Pati. Luas areal +/-320Ha. Gunung Rowo adalah sebuah waduk yang kini sudah surut.

Menurut catatan Kantor Dinas Permukiman dan Prasarana Daerah setempat, waduk ini dibangun semasa pemerintahan Belanda tahun 1928. Waduk Gunung Rowo diperkirakan mampu menampung air sekitar 5,5 juta meter kubik, sekaligus juga sebagai suplisi bagi Waduk Gembong. Dulu Waduk Gunung Rowo bersama Waduk Gembong mampu mengairi sawah seluas sekitar 10.000 hektar, yang tersebar di wilayah Kecamatan Margorejo, Gembong, Wedarijaksa, Juwana, Tlogowungu, dan Pati.

Walau sudah surut menurut gw pemandangannya masih keren (cocok buat foto prewed) berupa menara, dengan background gunung dan lembah hijau…
Di tengah waduknya sendiri sekarang ditumbuhi rumput yang jadi tempat makan kambing dan sapi.

HTM: Rp1000/orang

Meranggas di Hutan Jati




di suatu tempat menuju rembang
panas matahari yang begitu terik
langit yang indah
dan udara yang semeriwing

[catper mudik] Day 1: Nasi Gandul, Gunung Rowo dan Pantai kartini

Untuk menghindari macet gw, ibun dan adik gw berangkat abis berlebaran di Jakarta, sabtu 13 Oct’07 jam 17.00.
Ternyata masih macet juga sebelum keluar tol cikampek. Sampai di Pati Jam 04.00 hari minggu.

Ritual wajib gw, begitu turun di terminal puri langsung menyambangi warung nasi gandul. Ini bukan warung gandul yang paling enak sih, tapi dalam keadaan jetlag dan hembusan angin dingin di pagi hari….. makan nasi gandul kuah hangat dengan potongan daging empuk plus minum teh manis anget….rasanya tak ada dua-nya (slruuuup…).

Setelah energi terisi berangkat kita…, naik becak ke rumah eyang. Lima belas ribu rupiah saja 2 becak dari Puri ke tondonegoro.

Sepanjang perjalanan kanan kiri tampak bersih tanpa sampah sama sekali.
Kata pak becak, Pati memang terkenal bersih…semarang aja kalah…hoho….sombong banged pak

Ternyata para penyapu jalan sudah bekerja sebelum subuh tiba. Ada yang berjalan kaki menyapu sepanjang jalan, ada yang sambil membawa becak, jadi sampah daun-daunan langsung masuk ke karung yang diletakkan di atas becak!

Begitu sampai kita langsung disambut tante dan om, lalu sholat subuh dan nge-teh sambil ngobrol2 di meja makan. Ga berapa lama eyang kakung bangun dan kita dipersilahkan menempati kamar di penginapan kecil eyang. Grumbul Kemuning.



Siangnya setelah puas tidur balas dendan 11 jam tidur tak nyaman, bangun trus setor muka dengan sepupu-sepupu yang baru pada bangun juga. Ngobrol-ngobrol dan berbagi pengalaman tentang kesukaan kita jalan-jalan. Ternyata krucil-krucil dari semarang lusa mo ke Bromo! Whuaaa…I wish I had a longer leave 

Setelah makan siang lontong opor di rumah, gw dan sepupu gw langsung cabut ke objek wisata sekitar Pati.
Sebenarnya ada banyak objek wisata menarik menurut brosur yang dipinjamkan tante gw. Tapi sebagian besar sudah tidak terawat. Dan orang-orang Pati sepertinya gak peduli.

Seperti saat memasuki objek wisata pertama “Sendang Tirta Marta Sani”. Objek ini terletak di Desa Tamansari kecamatan Tlowowungu +/- 4 KM dari Kota Pati. Sendang sani adalah sumber air. Saat sunan kalijaga akan mengambil air wudhu tiba-tiba di sasani oleh pengawalnya yang kemudian disabdai oleh beliau menjadi seekor bulus (kura-kura).
Objek ini ditutup. Mungkin karena lebaran. Tapi tempatnya terlihat gak terurus dan kata sepupu gw bulusnya sudah mati. Waduh… lalu kami pergi ke Objek kedua.

Gunung Rowo Indah (?)
Pertanyaan sepupukuw: “Indah? Sebelah mana indahnya?”
See? Orang patinya aja ga menjual…hehehehe…



Gunung Rowo Indah terletak di desa Situluhur, kecamatan Gembong +/- 16KM dari Pati. Luas areal +/-320Ha. Gunung Rowo adalah sebuah waduk yang kini sudah surut. Tapi menurut gw pemandangannya masih keren (cocok buat foto prewed) berupa menara, dengan background gunung dan lembah hijau…

Udah mulai mati gaya dengan objek wisata yang pas-pasan, I decided that we stop on hutan jati yang sedang meranggas, dan berfoto di sana..hohoho…

Next destination: Pantai Kartini Rembang. Ternyata Pantai kartini ga Cuma di Jepara saja, tapi di rembang juga ada. First impression: Wadooh, onother unsatisfied object?!
HTM 2.500/orang (oct 07) anak kecil gratis. Tempatnya lumayan ramai, tapi ga seramai Ancol di hari libur yang kayak cendol sih. Saat berdiri di pinggir panyai ada bapak-bapak kapal yang menawarkan kita naik kereta ke tengah laut. Dengan Rp 5,000/orang kita bisa naik perahu ke tengah laut hanya 10 menit PP. Tapi nanti di tengah laut kita bisa berhenti di daratan yang terbentuk dari kerang-kerang boleh foto-foto disana dan mengumpulkan kerang. Cling! Langsung deh gw dan sepupu-sepupu gw ikutan.
Ternyata perjalanan ketengah laut ini tidak se-cemen yang gw bayangkan. Ombaknya gedhe banged bo!
Bergoyang ke kanan dan ke kiri ektrim (bukan es krim) Sepeti perjalanan gw ke karimun jawa dengan kapal kartini, bedanya ini perahu kayu kecil….hohoho…. I luv sea!

Sampai di tengah ternyata viewnya oke juga. Dan kami turun dari kapal dan berfoto…
Day 1 cukup sampai disini. Tomorrow another beaches and another new place to visit.


Ngantor hari pertama: jetlag, magabut, dan makna dibalik ituw..

Setengah 4 pagi lewat dikit…. Huaaaaaaaaaaaaahmmm… udah masuk Jakarta!
Cepet juga niy bus.
Adzan subuh baru berkumandang waktu kami sampai didepan rumah…
I want my pillow…. Kenapa hari ini harus masuk kantor? HRD keparat!


Langsung masak air panas buat mandi.
Mandi.
Sarapan nasi goreng.
Tidur lagi sambil pasang alarm 6.30 am
Zzzzzzzz…..

Bangun tidur kepala rasanya keleyengan dan ga seger.
Kok rasanya langit masiy sendu
Orang-orang juga pasti masiy pada tidur, atau belum pulang mudik
Hiks….

Dan aku tak berpekerjaan hari ini.
2 orang di cubicle kuw masiy blm masuk.
Report bulanan dan mingguankuw dah kelar
Aktivitas kerja harian belum pulih.
Jadi habis report pagi….aku sibuk sekali dengan Multiply, FS, YM temen-temen yang senasib… edit foto liburan kemaren, browsing tempat okeh buat itterenary liburan selanjutnya…. Hehehe…maaf bos magabut today.

Lalu seorang teman bercerita dalam jendela yahoo messenger.
Tentang kesadaran beragama yang tiba-tiba muncul
Tentang tekadnya untuk berdoa setiap keluar rumah
Tentang hidup nya 27 th ini yang (katanya) ga berarti
Wadoooh… aku masiy jetlag

Kupenuhi jendela YM kami dengan (lol)

Sampai dia bilang ga lucu! Ini serius
Hehe…
Hidup ituw ga ada yang ga berarti
Lo ga tau kan kalo dibelakang lo ada orang yang bersyukur lo ada
Di belakang lo ada orang yang bilang betapa baiknya lo dan berdoa semoga Allah nge-balas kebaikannya lo
Lo ga tau kan?
Sejahat apapun orang hidupnya ga mungkin ga bermakna, setidaknya buat orang lain…
Toh?


So when u re down, just remember
Bagi dunia, kamu mungkin hanyalah seseorang,
Tetapi bagi seseorang, kamu adalah dunianya.
*sok wise ah



Selasa, 16 Oktober 2007

Toer de Cianjur: Berkeliling Sawah Organik & Tea Walk

Start:     Nov 3, '07 05:30a
End:     Nov 3, '07 6:00p
Location:     Cianjur, Jawa Barat
Tur kali ini kami memilih Cianjur, kota dengan kesegaran alam yang asri dengan sumber alam teh dan beras-nya yang patut dibanggakan. Tentu saja kami akan mengajak Anda mengenal jenis-jenis padi lokal dan teh hitam yang masih ditanam dan tak lupa mencicipi kelezatannya.

Persinggahan pertama adalah PTP Nusantara VIII Gedeh yang berlokasi di kampung Gedeh Desa Sukamulya, Cugenang, penghasil teh hitam (black tea) Walini berkualitas ekspor yang dikirim ke mancanegara. Di perkebunan yang elok dan sejuk ini Anda bisa melakukan Tea Walk sambil mengenal lebih dekat kondisi kebun teh. Selain itu juga dapat berkunjung ke pabrik pengolahan teh, melihat proses fermentasi, pengeringan, hingga proses tasting sampai akhirnya ke tahap pengemasan. Tentu saja acara akan diselingi dengan minum teh hitam Walini plus mencicipi jajan pasar khas Cianjur yang pastinya nyummy.

Dari kebun teh kami akan mengajak Anda singgah ke Pertanian Organik Gasol yang letaknya tak jauh dari kebun teh. Di sini Anda akan melihat langsung sawah organik yang dikelola oleh Ibu Ika Suryanawati, seorang sarjana IPB, kelahiran Cianjur yang kini sedang melakukan usaha pelestarian bibit padi lokal Cianjur yang hampir punah. Apa itu beras Pandan Wangi yang benar-benar asli Cianjur? Juga aneka beras lokal seperti Beureum Seungit, Hawara Batu, Peuteuy dan Banggala. Seperti apa tanaman padi ini? Akan dibahas tuntas oleh Ibu Ika. Usai menikmati petualangan pematang sawah, kami akan mengajak Anda singgah ke kota Cianjur. Hmmm … apalagi kalau bukan untuk belanja aneka manisan, moci, tauco Meong dan juga melihat proses pembuatannya.
Tiket yang Anda pesan termasuk:
• Transpor Jakarta – Cianjur pp dengan bus ber-AC
• ‘Tea Walk’ dan kunjungan ke pabrik PTP VIII
• Snack & Makan Siang
• Goodie Bag

Agar Anda bisa nyaman selama mengikuti acara ini, beberapa hal berikut perlu Anda perhatikan:
• Datang tepat waktu
• Gunakan baju kasual yang nyaman (T Shirt dan jeans) serta sepatu santai yang rendah dan nyaman.
• Bawa topi dan baju ganti.
• Bawa perlengkapan pribadi (handuk kecil, obat-obatan, kamera, dll) seperlunya.

Supaya Anda bisa mengatur jadwal, catat waktunya:
Kumpul di kantor detikcom:
Gedung Aldevco Octagon,
Jl. Warung Buncit Raya 75 (depan Pizza Hut),
Jakarta Selatan
pukul 05.30 teng.
Tur akan berakhir pada pukul 18.00 di tempat yang sama.

Jadi ayooo...nikmati udara segar Cianjur dan daftar sekarang juga....

Agenda :
06.00 – 09.00 Perjalanan dari Jakarta ke Cianjur
09.00 – 11.00 Kunjungan ke Pabrik Teh PTP VIII
11.00 – 11.30 Perjalanan ke Gasol
11.30 – 12.00 Break
12.00 – 13.00 Makan siang
13.00 – 13.30 Istirahat
13.30 – 14.00 Jalan-jalan ke sawah (mengenal Beras Var. Lokal Cianjur & Pertanian Organik)
14.00 – 14.30 Break
14.30 – 16.00 Ke Kota Cianjur (melihat Pabrik moci, pabrik tauco, belanja manisan)
16.00 - 18.00 Kembali ke Jakarta

Early Bird Luas hingga tgl 22 Oktober 2007
Rp. 275.000,00

Harga tiket :
Umum : Rp. 300.000,00
Milis/Daftar 3 orang atau lebih : Rp. 275.000,00

Untuk pembayaran tidak dapat on the spot.

daftar disini :http://ticketbox.detik.com/index.php?fuseaction=booking.main&oid=1194042600&id_acara=1388&type=6

Rabu, 10 Oktober 2007

Depok Rokers..., ex roker and bikers




Ga terasa udah hampir setahun ga tinggal di Depok lagi... tapi beberapa minggu yang lalu kalo liat gw pulang tenggo masih aja ada yang nanya: "mo ke kampus yah yu?"..
hohoho... aku sudah luluz :D

Waktu ngelanjutin kuliah ekstensi di UI memang gw selalu tenggo dan jadi penumpang tetap KRL depok express... jadi keluar kantor selalu berlari-lari takut ketinggalan kereta setengah 6!

Untuk mengenang memori sekalian bersilaturahmi, kemarin dian (one of depok roker) ngadain bukber bareng anak epson yang depok roker, ex roker (gw doang) dan bikers depok (tebengan gw kalo ga naik kereta).

Bukbernya di resto Mang Kabayan di daerah margonda (samping pool deborah, dulu show room Kia)
. Resto ini terdiri dari 2 lantai. Lantai 1 ada mushalla yg lumayan gede dan lahan kecil buat anak2 bermain.
Sesuai namanya "kang kabayan" menyajikan makanan manado... Ya makanan sunda lah.
Dari ikan laut, ikan air tawar, cumi, udang, kepiting semua dengan bumbu khas sunda yg lumayan berasa.. mak nyuuus! Harga juga terjangkau

Walau selasa lalu gerimis menghadang kita tetep semangat berangkat bareng dengan KRL depok tercinta :D dan bikers menyusul dengan tunggangannya.

The team are: obit, kiki, bayu, dian, lina, gw, sri, reni, anto, ronny dan istri.

Kamis, 04 Oktober 2007

Menjelang-jelang

Saat semua orang sibuk dengan cuti-cutinya yang belom di approve....

aku tak peduli, ga dikasih libur juga gpp...
kalo perlu ga perlu ambil cuti bersama biar jatah cutinya bisa dipake buat jalan2 bulan december, januari, februari...
*langsung ngebayangin seruwnya jalan-jalan*

Saat orang-orang sibuk beli baju lebaran, beli kue...beli segala macem... aku beli tripod mini ini. Nitip sama DJ pas kemaren visit. Mayan kecil dan bisa dibawa2... melengkapi narsis kit
punyaku yang biru, matching sama kameranya
*maaci DJ

Kemarin Ibun bilang insyaallah kita jadi lebaran ke rumah yangkung.
Aku langsung browsing internet cari tempat yang bisa dikunjungi disana. Bukan karena aku baru pertama kali ke kota itu, tapi biasanya kita lebaran paling di rumah aja atau ke tempat yang jauh sekalian seperti ke Juana atau Semarang. Aku pingin jelajah kota...
Dari browsing kemarin aku dah dapet beberapa spot: gua pancur, air terjun grenjengan sewu, sendang tirta mata sani.............. 
Mudah-mudahan jadi mudik, kalo enggak jalan2 sekitar jakarta juga oke lah.

 

kertas jawaban yang akhirnya ketemu diantara tumpukan di meja

If my life was a movie, what would the soundtrack be?


Opening Credits:  Stay - Lisa Loeb
"U say.... I only hear what I want to"
O...yeah


Waking Up: Don't Luv u no more - Craig David
ketika terbangun aku sudah tak mencintaimu lagi..? (waduh)


First Day At School: Salahi aku - Rio febrian
yang ini apa hubungannya yah?


Falling In Love: Way back to Love - hugh grant and haley benet
Woohoo...pas!


The Relationship: A luv that'll last
He-eh banged!
*colongan curhat


Fight Song: Brown eyes - destiny's child
ah...ga nyambung, wong lagu romantis gini kok buat berantem


Breaking Up: Selamat pagi matahari - Olif
Upbeat song...enak didenger, bikin semangat. Mungkin ini scene pagi pertama setelah putus yah? belaga tegar padahal dalemnya ancur-ancuran...hiks
*another colongan curhat


Prom: Close to You
"Why do bird suddenly appear....Everytime U were near"
mayan lah... cuco


Life: Love fool - Cardigans
"Love me...love me... Say that U love me.
Fool me...fool me, go on and fool me"

waduh....what kind of movie is this? maksa bener...


Mental Breakdown: Kuyakin cinta - d'cinnamon

mmm....sepertinja cocok, check out the lyric...

"kudatang,mencari satu alasan
tuk menepis semua keraguan di dalam hatiku ini

benarkah,bahwa cinta mampu mengobati
segala rasa sakitku ini
ingin kupercaya,ingin kupercaya…

kau bilang cinta selalu mengerti
kau bilang cinta tak salah
kau bilang cinta kan saling percaya

kukira kutakkan mampu sadari,
ketululusan cinta yang sempurna dibalik
semua kekurangan ini…"



Driving: Menghapus jejakmu - peterpan



Flashback: Irreplaceable - beyonce
huh! cocok banged nih....to the left-to the left!


Getting Back Together: A thousand mile

And I need you
And I miss you
And no
w I wonder....
If I could fall
Into the sky
Do you think time Would pass me by
'Cause you know I'd walk A thousand miles
If I could Just see you Tonight

Bravo! pas bo!



Wedding: Dream a little dream of Me - Tonny bennet & KD Lang
ih, aku suka lagu ini... garden party, dibawah sinar bulan, dihadiri hanya keluarga dan sahabat2 kami........ romantis banged

Say "nightie night" and kiss me,
Just hold me tight and tell me you'll miss me,
When I am alone and blue as can be, "dream a little dream of me."


Birth of Child:

Jangan kau uganggu cintaku - Tompi
ga nyambung ah... duduls



Final Battle: Overload - Sugarbabes
Overload on final battle?

Train comes I don't know its destination
It's a one-way ticket to a madman's situation




Death Scene: Pasrahkan diri - nasyid
mmm... kok? no comment, cuma bisa pasrah



Funeral Song:
Good Morning, my love - d'cinnamon
Gw suka ama lagu ini, sayu dan melow...pastinya kalo diputer di pemakaman gw semua orang bakalan makin kejer nangisnya...terharu



End credits :

White Flag - Dido

Well I will go down with this ship
And I won't put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I'm in love and always will be


-tamat-


Here's how it works, read it carefully:

1. Open your library (iTunes, Win amp, Media Player, iPod, etc)

2. Put it on shuffle

3. Press play

4. For every question, type the song that's playing

5. When you go to a new question, press the next button

6. Don't lie and try to pretend you’re cool... just type it in, dude!


*iseng nungguin AE submit report