Jumat, 31 Oktober 2008

Behind the scene Epson Solution Centre




Sepotong keceriaan setelah launching Epson Solution Center di Sudirman
bersama.....


 mengucap syukur dan menghaturkan doa.
....potong kue....
makan sop buntut d'core yang maknyus
...dan Foto-foto.....

Senin, 27 Oktober 2008

Saya belajar bahwa GAK ADA TUH YANG NAMANYA JALAN BUNTU!!!

*Saya sedih*

Saya besar dengan (sekian persen) emosi, keraguan, ego, pesimisme, dan semua keterbatasan. Tapi saya selalu bisa mengandalkan (sekian persen) akal sehat, logika dan optimisme.

Teman saya bilang saya selalu mendahulukan logika, raja tega, gak punya hati, sinis, jutex. Tapi di lain hari dia akan bilang….”kamu terlalu sensitif”, “jangan main hati melulu dong”

 

Tapi saya bersyukur karena kapanpun terlalu semangat saya akan pergi ke kotak berlabel "logis" kalo lagi down tinggal ambil obat di kotak "optimis"

Saya alhamdulillah tidak pernah mentok di Jalan buntu

Makanya saya jadi teman yang suka (sedikit) mendorong dan kadang (agak) memaksa kalau ada temen yang bilang dia berada di jalan buntu.

Saya sebeeeeeeeeeeeeel!!!!

Gak ada tuh yang namanya JALAN BUNTU!!

Kalo kamu di dasar jurang, kamu tinggal teriak minta tolong, kamu tinggal cari apapun yang bisa kamu gunakan untuk naik, kamu tinggal telepon 911, atau kamu tinggal diam dan menunggu Tuhan menyelamatkanmu “karena Tuhan tidak akan membiarkan umatnya menjalani cobaan yang tidak bisa ia lewati”

Kamu gak sendiri.

Saya dan teman kamu bisa mendengar teriakan kamu, Saya bisa bantu kamu naik, saya bisa jadi petugas 911, dan saya bisa bantu doa sama Tuhan supaya kamu diselamatkan.

Saya Benci Orang yang berhenti di jalan buntu, nengok kanan kek, kiri kek, puter balik kek, jangan diem aja, jangan nyerah dulu.

Huaaaaaaaaaaaaaaaaa……….*mulai melow*

 

Saya sayang kamu

 

Jangan nyerah ya

Pasti masih ada jalan

Insyaallah





saya dan segala kekurangan saya
maaf bila ada yang tersinggung


Minggu, 26 Oktober 2008

Kawinan Danang - Nukie




Elnusa, 24 October 2008


Dua-duanya temen baik gw, dua-duanya suka jayus gak jelas, dua-duanya punya hobby bikin foto prewed...hahahaha.


Alhamdulillah akhirnya mereka dipersatukan di pelaminan


Semoga jadi suami istri yang rukun, saling mendukung, punya rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah, diberikan anak yang pinter-pinter dan sholeh *amin*


maaci udah mempercayakan kita jadi bagian dari hari bahagia kalian *cups*

Senin, 20 Oktober 2008

Berbatik di Kota Tua




Minggu lalu....


berfoto di kawasan kota.... museum bank mandiri dan sekitar taman fatahillah


Dress code: Batik minimalis


Pic and edited by: Johan, Titah, Mira

Jumat, 17 Oktober 2008

(lucu banget) Nguping Jakarta :D

Dialog absurd di tengah kota Jakarta. Gak tahu kisah nyata atau bukan..yang jelas lucu bangeet..


Bis sekarang teladan...
Cewe baru belajar nyetir: "Gua itu paling males nyetir di belakang bis, tau sendiri kan bis suka ontime nunggu penumpang... "
(Kelapa Gading, didengar oleh saudara yang malas menjelaskan perbedaan besar "ontime" dan "ngetem".)


Wah, udah lama gak merhatiin dia...
Ibu mengejek anak kecil bersepeda: "Ih, lihat tuh, badan segede gitu kok masa naik sepeda sekecil itu, hahaha... (sesaat kemudian)... Lah, itu anakku!"
(Perumahan di Jakarta, didengar oleh teman yang langsung terbahak-bahak.)


Sehat bener ya, jaringannya. ..
Programmer 1: "Kemaren internet gua udah onlen, cuy"
Programmer 2: "Wah selamat-selamat, download pelm lah kita, gak perlu nonton serial di tipi!"
Coordinator: "Gaya bener lo pada, mentang-mentang udah pada pasang internet bearbrand... "
(Sebuah warung makan, didengar oleh teman-teman yang langsung bergulingan.)


Emangnya gua badak?
Cewe mau ikut kursus: "Mbak, kalo disini ada kelas conservation gak?"
(Didengar oleh Student Advisor yang berasa di LSM.)


Saya menghormati sejarah...
Account Executive: "Baik, kalau begitu kita meeting lagi Senin tanggal 20..."
Klien Besar: "Tanggal 20 itu hari Sabtu. Kita meeting Senin tanggal 22."
Account Executive: "Tapi tanggal 22 itu hari Rabu. (diam sesaat) Ups, my mistake, ini kalender tahun lalu."
(Didengar oleh semua kolega yang ingin membungkus AE itu dan mengirimnya ke Timbuktu.)


Yang pasti bisa buat nyelem...

Lelaki di toko kacamata: "Yang itu dong, Mbak... Liat..."
Pramuniaga: "Nah yang ini keren, Mas... Bahannya juga bagus, Titanic..."
(Optik di Mangga Dua, didengar oleh pengunjung yang ingin mendorong pramuniaga ke laut.)

Jaman susah sih...
Pada saat telepon gratis dua detik pertama,
Cowo Hemat: "Kamu dimana? (tutup) Apa? (tutup) Pulang... (tutup) PULANG! (tutup) Aku bilang kamu pula... Ah, goblok lebih dari dua detik!" (tutup)
(Didengar oleh teman yang ingin merebut dan merebus handphone itu.)


Yang horisontal kalau bisa!
Di sebuah restoran,
Teman #1: "Eh udahan yuk, kite cabs.."
Teman #2: "Gua aja yang panggilin.. Mas! Billboardnya ya!
(Restoran di Jakarta, didengar oleh banyak orang yang merasa kasihan dengan pelayannya)


Menurut sejarah, gak baik loncat-loncat. ..
Ditengah sebuah konser,
Wanita Bingung: "Waduh... Minggir, minggir, kacamata saya jatuh... Awas jangan diinjak!"
Lelaki Baik: "Kenapa mbak, kenapa?"
Wanita Bingung: "Ini mas, kacamata saya jatuh, duh gimana ya?"
Lelaki Baik: "Sini saya bantu cariin. Wah si mbak nih, makanya lompatnya pelan-pelan, jangan terlalu histori..."
Wanita Bingung: "Histori?"
(Senayan, didengar oleh penonton lain yang tiba-tiba tidak bisa loncat lagi.)


Ini yang salah ngerti siapa ya?
Pria: "Mbak, pesen es teh manis..."
Pelayan: "Es-nya habis mas..."
Pria: "Ya udah, es teh tawar..."
Pelayan: "Iya, mas..."
(Restoran di Jakarta, didengar oleh pengunjung lain yang berpikir cara buat es...)


Ternyata bukan dongeng anak...
Istri: "Itu loh, yang badannya pendek-pendek. .."
Suami: "Apaan?"
Istri: "Yang tokoh fairy tale..."
Suami: "Ha, yang mana sih?"
Istri: "Yang punya jenggot..."
Suami: "Yang mana sih...?"
Istri: "Itu lho, yang Snow White dan 7 Mucikari!"
(Didengar oleh teman yang hampir berguling-guling.)


Maksud gua buat naruh barang!

Mahasiswa S2 mengomel: "Heran gua, hotel sebesar ini gak ada ballroom-nya! "
Teman: "Emang loe mau ngapain, resepsi?"
Mahasiswa S2: "Mau minta koper gua dibawain ke kamar nih!"
Teman: "Bellboy kaleeeee!"
Hotel bintang lima di Kebon Sirih, didengar oleh semua teman gaulnya yang memaklumi mahasiswa yang baru saja tidak lulus TOEFL.


Dulu di percetakan ya, mas?
Penjaga Parkir: "Wah mas, stiker parkir langganannya udah exemplar nih, besok diperpanjang ya."
Perkantoran Sudirman, didengar oleh pengemudi yang akhirnya sadar ada tulisan EXP di stikernya.


Pengetahuanmu luas, nak...
Mahasiswa #1: "Eh, lo demen Mocca gak?"
Mahasiswa #2: (berpikir sebentar) "Halal gak?"
Mahasiswa #1: "Ya elah, bukan mocca minuman, tapi Mocca band!"
Mahasiswa #2: (dengan begitu PD) "Ah, kalo band-band luar negeri gitu gua nggak demen..."
Jakarta, didengar oleh seseorang yang memejamkan mata dan berteriak dalam hati.

Kalo bisa yang triple L!
Ibu #1: "Saya yang well-done ya."
Pelayan: "Baik, bu. (Ke ibu lainnya) Ibu steaknya mau gimana?"
Ibu #2: "Maksudnya mas?"
Pelayan: "Mau yang medium atau..."
Ibu #2: (Memotong dengan mantap) "Ooooh, saya yang large aja, mas!"
Restoran Steak di Jakarta Selatan, didengar oleh ibu lain yang merasa harus membenahi make-up tiba-tiba.


Makanya perhatian dong!
Si Pemimpi: "Gua pengen bikin bagasi gua jadi home theater deh."
Si Serius: "Hah, gimana caranya?"
Si Pemimpi: "Ya nanti gua mau tambahin (mulai penjelasan teknis)."
Si Serius: "Home theater portabel gitu?"
Si Pemimpi: "Ya nggak lah, gimana caranya loe bawa-bawa bagasi?"
Si Serius: "Ya ditenteng gitu? Eh, maksud loe bagasi apa nih?"
Si Pemimpi: "Ya itulah! Yang tempat parkir mobil... Masa loe gak tau sih?"
Si Serius: "Euh, itu kayaknya garasi kali!"
Reuni alumni di Jakarta, didengar oleh seseorang yang langsung harus ke kamar kecil.


Otomatis ya, mbak?
Kasir: "Mau order apa, mas?"
Pembeli: "Coca-Cola large satu, sama french fries satu... Itu aja, mbak."
Kasir: "Oke, saya ulang ya, Coca-Cola large satu, french fries large satu. Mau tambah kentang gorengnya, mas?"
Restoran fastfood di Jakarta, didengar oleh pembeli yang merasa dicekokin.


Saya kan gak pernah ngerti dunia itu!
Pejabat: "Selamat sore, hari ini adalah hari yang bahagia karena kita menjadi tuan rumah untuk event internasional yaitu Festival Seni Koremponter. .."
(Seluruh hadirin tertawa)
Pejabat: "Maksud saya Korentomper. .."
Tamu Gemas: "Kontemporer, pak!"
Pejabat: "Ya harap maklum, saya kan bukan seniman!"
Galeri Nasional Jakarta, didengar oleh hadirin yang langsung mengeluarkan palu dan pahat.


Ini tindak lanjut yang penuh cinta!
Reporter: "Pak, bagaimana perkembangan kasus korupsi X, apakah ada tindak lanjut dari instansi bapak, seperti pemberian sanksi ?"
Pejabat: "Sejauh ini masih kita pantau dulu, hal ini sedang dibicarakan bagaimana2nya"
Reporter: "Apakah justru ini melibatkan orang dalam pak?"
Pejabat: "Loh, anda tidak boleh sembarangan begitu... Kita harus lihat situasi ini kiss per kiss nya..."
Reporter: "Maksud bapak case by case ?"
Pejabat: (malu) "Iyalah gitu."
Kantor pemerintahan, didengar oleh kameraman yang menutup mulutnya takut dicium...

Selasa, 14 Oktober 2008

Gubrak Gabruk

Jam 1/2 1 waktu singapore mendarat di changi
Gubrak-gubrak pun dimulai karena gw meeting mulai jam 1
untung prosedur disini gak lama-lama.
langsung keluar dan melompat ke Taxi....
Rasanya meeting belom mulai gw udah kecapean, geret koper dan tas notebook yang berat... langsung berfikir enaknya kalo bisa dipijet abis selesai meting hehehe
Karena mepet banget sama waktu meeting akuw dan bos kuw langsung menuju harbourfront.
Kenalan dan langsung bertempur sampe jam 5!!!!
Puyeeeeeeeeeeeeeeeng!!!!
kuping gw lelah mendengar bahasa inggris dari berbagai daerah, mana ngomongnya cepet banget...hehe

gw jadi berasa bodoh karena beberapa kali pardon..pardon-an

Jam 6 akhirnya kita meninggalkan kantor buat makan malam bareng di...... Indonesian food, Garuda.
hohoho...gak di indonesia gak di sini makannya padang juga
Katanya karena ada request untuk vegetarian dan request halal dari aku dan boskuw tentunya.

Abis dinner balik ke kantor untuk ambil koper dan notebook, trus menuju Orchad buat check in di Park Hotel.
Hotelnya lumayan dan banyak banget orang Indonesia yang nginep disini...hihihi berasa di jakarta
Karena Mala temen gw juga lagi ada workshop Fotography di sini jadi dia gw ajak nemenin gw nginep.
Secara gw juga sekamar sendiri, tempat tidur double.
Udah gitu ya secara mala fotografer jadi aku difotoin deh *sungguh statement yang tidak penting* dan dia semangat hunting pastinya, jadi gw bisa nemenin sambil explore singapore juga.

Malamnya akuw dan bos kuw mbak maya jalan ke sekitar orchard, menyambangi takashimaya, wisma atria, dll...
Gak lama mala join, muter-muter lagi deh sampe youth park berdua mala, mbak maya udah balik ke hotel.
Jam 10 lewat balik kehotel, mandi dan tewas....

Day 1 complete.
Akuw ngantuk dan capek otak
Dan masih ada 2 hari sesi 9 - 5 lagi full of training.
mudah2an bisa tetep tune in
dan bisa jalan-jalan lagi after office hour

*mencuri posting disela training*

Sabtu, 11 Oktober 2008

Saturday Tosca Pintong




Hari ini gw pintong seharian dari jam 9 pagi sampe 9 malem.


Pagi-pagi udah ke Benhil janjian nyalon sama Puji. Trus ke Kantor jemput anak-anak yang pada mo kondangan Bareng. Di kantor foto-foto dulu sama QQ sambil nungguin yang lagi pada dandan.


Hari in ada 2 kondangan. Yang pertama ke Lina dan masnya di PTIK. Abis itu lanjut nebeng DJ dan Nukie ke Depok nikahannya Luther. Pulangnya gw, puji, Dj, nukie pintong ke Kafe buku *makan sambil foto-foto* hehe...


Destinasi selanjutnya pintong lagi ke Sency ketemu Johan, makan es krim sambil browsing di Gelatissimo. Gak lama Mala dateng dan kita pintong lagi ke Hokben nemenin Mala yang kelaperan. Browsing lagih buat rencana eksplore singapore.


Abis itu………………Pulang

Kamis, 09 Oktober 2008

Virus atau Psyco sih?

Suka ngeliatin siapa yang mampir di site MP lo ga?

Gw biasanya gak terlalu perhatian sama yang beginian. Tapi karena kemaren ini sempet ke frontpage buat ganti tampilan MP jadi nya iseng liat.

Ada satu ID yang fotonya bisa ganti-ganti yang suka view gw. Selain fotonya bisa gonta-ganti ada tulisannya juga

Yes

Pablo Banila has a crush on you

...hahaha...

thats why he view your home page

cutenun 

namanya pablo banila. Pas gw klik, ternyata account MPnya udah gak ada.

Trus gw klik "see details view history"

Ternyata banyak banget account MPnya dan semua headshotnya sama! Ada mommarmalade, rainbowinmycoffe, edwardward, paabbblobanila. Dan dia mulai ngeliat gw 10 hari yang lalu. sampe 3 hari yang lalu, 1 hari, 20 jam dan 8 jam.

Penasaran akhirnya gw googling.

Katanya dia orang Pilipina yang emang udah terkenal kurang kerjaan. Psyco mungkin. Suka ngintip MP orang, add as contact dan ngasih pesen macem-macem di guestbook. Dia di complain di beberapa forum chat di filipina.

Gw nemu artikel ini [Pablo Banila Ineffective Yet Effective] di blogspot.

Menurut lo dia iseng, tukang cari perhatian atau sakit?

Rabu, 08 Oktober 2008

Miskin Sebenarnya

Di forward artikel ini via email dari nat, pas banget lagi gundah gulana.
Ikutan aa’ Jenk, ayu harus belajar bersyukur lebih banyak lagi

*artikel diambil dari sini


Miskin Sebenarnya

Orang yang berpakaian lusuh, kusam, atau bahkan sobek di beberapa bagiannya. Mereka yang tak memiliki pakaian selain yang melekat di tubuhnya, bahkan orang-orang yang memanfaatkan bekas karung terigu untuk dijadikan pakaian, apakah mereka yang dikategorikan orang miskin?

Orang-orang yang tak memiliki cukup makanan untuk disantap setiap hari, yang kebingungan setelah sarapan pagi siang nanti tidak tahu harus makan apa, atau mereka yang tidak yakin apakah esok hari masih ada makanan untuk disantap. Orang-orang yang hanya bertemu makanan satu kali dalam sehari, atau mereka yang terpaksa berpuasa berhari-hari karena tidak ada uang untuk membeli sedikit makanan. Inikah yang disebut miskin?

Anak-anak yatim dan terlantar di banyak panti asuhan, atau anak-anak yang berkeliaran di jalanan mencari makan di usia mereka yang masih belia. Para pengamen jalanan, tukang koran, tukang semir sepatu, pedagang asongan, yang penghasilan mereka lebih kecil dari uang jajan anak-anak di sekolah elit dan terpadu. Miskinkah mereka?

Tukang gali, buruh bangunan, buruh angkut di pasar, penyapu jalanan, pengais dan tukang angkut sampah, tukang becak, tukang ojeg, supir angkot, kondektur bis, serta semua pekerja kasar lainnya, benarkah mereka komunitas orang-orang miskin?

Anak-anak penderita gizi buruk, orang-orang yang sakit bertahun-tahun tak kunjung sembuh karena tak pernah bisa membeli obat, orang-orang yang memiliki banyak hutang dan tak sanggup membayarnya meski harus menyicil, mereka yang kerap mengantri pembagian jatah sembako, atau warga yang masuk dalam daftar penerima dana bantuan langsung tunai (BLT), miskin sesungguhnya?

Sebuah keluarga yang puluhan tahun berpindah-pindah kontrakan lantaran terlalu sering diusir pemilik kontrakan karena tak sanggup membayar, keluarga lainnya yang bahkan untuk mengontrak pun tak sanggup, atau mereka yang memilih mendirikan gubuk-gubuk di daerah kumuh atau tempat pembuangan sampah. Layakkah disebut miskin?

Yang tidak punya handphone, tidak pernah makan pizza, tidak tahu rasanya ayam crispy merk terkenal, yang tak pernah tahu jenis makanan terdaftar di restoran karena nama dan bentuknya sangat asing, tidak pernah ke bioskop, bahkan tidak punya televisi di rumah mereka, ini yang dibilang miskin?

Orang-orang yang tak memiliki satu jenis pun kendaraan meski hanya sebatang sepeda, yang setiap hari mengukur jalan terpanggang matahari, tak pernah merasakan sejuknya pengatur udara (air conditioner) di dalam mobil, yang celingak-celinguk jika masuk ke gedung bertingkat atau hotel, yang cuma bisa bengong di dalam Mall atau pusat perbelanjaan karena mereka hanya bisa bermimpi memiliki barang-barang yang terpajang di etalase, yang seperti inikah miskin itu?

***

Bukan. Sepanjang mereka tak merasa miskin, selama mereka selalu merasa cukup dengan apa yang dimiliki, semasa rasa syukur selalu menjadi kekuatan utama dalam menjalani kehidupan, dan menjadikan Allah satu-satunya tempat bergantung dan meminta, mereka adalah orang-orang kaya.

Tidak. Selagi mereka tak cepat putus asa, tak selalu mengeluh dan menangisi nasib, tak mengemis dan selalu berharap belas kasihan dari orang lain, tak menjadikan dirinya beban bagi orang lain, mereka justru sangat kaya.

Miskin sebenarnya, mereka yang tak bersyukur atas setiap nikmat yang didapatinya, yang tak pernah merasa cukup dan selalu ingin hidup berlebih. Teramat banyak, mereka yang terlihat berlimpah harta tetapi sesungguhnya jauh lebih miskin dari orang-orang yang sering disebut miskin. (gaw)

penulis : Bayu Gawtama


Minggu, 05 Oktober 2008

Ayoooo sekolaaaah

Tiba - tiba semburat hasrat pingin sekolah lagi muncul. Padahal waktu kuliah ekstensi setahun yang lalu dikelas kerjaan gw cuma bengong. Jasad duduk di meja tapi hasrat udah nyampe duluan di kasur karena kelelahan di perjalanan dari kantor.

Gw pingin sekolah lagi!
Tapi males kalo schoolmatenya abege semuah hehe.. *banyak maunya*
Sekolah apa ya?
Sekolah nyetir?
Hehe itu mah bukan sekolah. :P

Browsing dulu lah...

Kamis, 02 Oktober 2008

Baby action




Imam Wasis Hanif, keponakan pertama gw....



umurnya baru 18 hari tapi udah bisa gaya
*nurun dari tantenya niy*